RSS
Post Icon

Potret

Musim berlalu berganti musim
Mentari terbit dan tenggelam
Dan aku di sini memandang pada potretmu
Kembali jiwaku terluka
Dan aku di sini yang tak bisa melihat
Melangkah pada kemarin dan esok

Memang dukaku, duka yang bisu
Tak ada air mata mengalir
Kenangan bersamamu datang setiap malam
Menikam kalbuku dalam sepi

Ada nyanyian di dalam dada
Untuk hati yang tak penah berbunga
Untuk cinta yang tak pernah berjalan semestinya
Dan aku menatap kesedihan

Kau diam-diam telah pergi hilang bersama waktu
Tinggal potretmu di sini tergantung bisu
Dan tinggal cinta sendiri tergantung kelu
Dalam duniaku yang gelap, dan yang semakin gelap
Dalam tidurmu yang panjang, yang tak mampu kubangunkan
Mengapa maut harus pisahkan kita

Aku di sini dengan tongkatku
Tak lagi mendengar kau bercerita
Tentang bukit yang biru
Tentang putihnya awan-awan

Dan aku menatap kesedihan…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

The Destiny VI

Disclaimer: I do not own anything, J.K. Rowling does.
Warnings: OOC parah, sinetroness, kacau, abal, aneh, gaje, post-Hogwarts.
Pairing: Draco Malfoy – Hermione Granger
Genre: Romance & Humor
Rated: T

VI

Draco mengetuk-ngetukkan jari tangannya di salah satu meja di Three Broomstick. Berkali-kali dia melirik jam tangannya dan memandang pintu masuk. Dia sudah menghabiskan Wiski Apinya yang ketiga, tetapi ujung batang hidung Granger belum terlihat juga. Dia menghela napas dan kembali mengetuk-ngetukkan jarinya di meja. Menunggu memang kegiatan yang paling membosankan.
Draco mengedarkan pandangannya ke ruangan di sekitarnya. Tak banyak yang berubah pada tempat itu. Dia melihat ada banyak siswa Hogwarts yang sedang menikmati Butterbeer di kedai minum paling terkenal di Hogsmeade itu, dan Madam Rosmerta sedang sibuk melayani pelanggan-pelanggannya. Pikirannya melayang kembali ke masa-masa ketika dia masih bersekolah di Hogwarts. Rasanya baru kemarin dia menerima surat dari Hogwarts, membeli tongkat sihirnya, naik kereta api menuju Hogwarts untuk pertama kalinya, memakai Topi Seleksi, dan masih banyak lagi hal-hal lain yang tidak akan pernah mungkin bisa dia lupakan di sekolah itu. Cepat sekali tahun-tahun itu berlalu.
Pikirannya teralih ketika dia mendengar pintu kedai Three Broomstick berderit―menandakan ada seseorang yang baru saja membukanya. Pandangannya segera tertuju pada seorang gadis berambut cokelat yang sepertinya sedang mencari seseorang. Dia tidak mengenalinya. Tatapannya kembali ke gelas Wiski Apinya yang sudah hampir kosong.
Dia baru saja akan beranjak dari tempat duduknya untuk mengisi ulang gelasnya ketika dia melihat gadis berambut cokelat tadi berjalan ke arah mejanya. Gadis itu tersenyum gugup sebelum menyapanya dengan ragu-ragu, “Malfoy.”
Suara itu. Draco pernah mendengarnya di suatu tempat. Dia memandang gadis itu, mengerutkan dahinya, mencoba mengingat-ingat di mana dia pernah bertemu dengan gadis itu. Dia memperhatikan wajah gadis itu, dan pandangannya terhenti di kepala gadis itu. Dan kemudian dia tahu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Hilang

Tersenyumlah saat kau mengingatku
Karena saat itu, aku sangat merindukanmu
Dan menangislah saat kau merindukanku
Karena saat itu, aku tak berada di sampingmu
Tetapi pejamkanlah mata indahmu itu
Karena saat itu, aku akan terasa ada di dekatmu
Karena aku telah berada di hatimu untuk selamanya

Tak ada lagi yang tersisa untukku
Selain kenangan-kenangan yang indah bersamamu
Mata indah yang dengannya aku biasa melihat keindahan cinta
Mata indah yang dahulu adalah milikku
Kini semuanya terasa jauh meninggalkanku
Kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu
Hati, cinta, dan rinduku adalah milikmu

Cintamu takkan pernah membebaskanku
Bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain
Saat sayap-sayapku telah patah karenamu
Cintamu akan tetap tinggal bersamaku
Hingga akhir hayatku, dan setelah kematian
Hingga tangan Tuhan akan menyatukan kita lagi

Betapa pun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan
Yang tengah menghidupkan sinar redupku
Namun tak dapat menyinari, dan menghangatkan perasaanku yang sesungguhnya
Aku tidak akan pernah bisa menemukan cinta yang lain, selain cintamu
Karena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaku
Kau takkan pernah terganti, bagai pecahan logam

Mengekalkan, kesunyian, kesendirian, dan kesedihanku
Kini… aku telah kehilanganmu…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS